aku diam
di kursi itu
ada yang meniupku
bukan angin
bukan nafas
tapi sebuah langkah
yang haruskan ku berbalik
oh, ada yang tersenyum
ku senyumi lagi bibir yang tersungging itu
ketika ku hampirinya
ia sekejap melangkah
menghilang
hai,
kuteriakan hai
ku tak tau namamu
katakan
katakan kemana kau ini
kapan
kapan ku boleh melihatmu lagi
setiap manusia akan berjalan. berjalan biasa, berjalan pada kehidupan, dan berjalan lainnya. aku pun sama, aku akan bagikan apa saja yang ingin ku bagikan sebgai bukti aku berjalan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
NGEKOST LAGI, APA BEDANYA?
Hoaaaaa, kali ini aku mau berbagi cerita tentang pengalaman ngekost aku. Ini bukan yang pertamakalinya manteman, saat kuliah dulu tahun 201...
-
aku menikmatinya suatu rasa yang pedih perih akupun menahannya menelannya memejamkannya itu yang kurasa yang tak usah siapapun ras...
-
pergi dengan masa yang kelam indahkah besok? hahaha tak ada kata yang sanggup aku ingat tertawapun untungnya aku masih ingat... ya r...
-
Dia anakku Yang mengajarkan bahwa segala hal akan jadi kenangan Tak sembarang kita ungkapkan yg kita mau, emosi yang dilintarkan juga tak me...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar